
Belum lama aq gabung latihan Aikido di dojo "New Body" Bintaro, sensei dah menyuruhku ikut ujian kenaikan tingkat yang diselenggarakan 6 bulan sekali. Yups... enam bulan sekali. So, klo gk ikut ujian kali ini, aq harus nunggu lebih lama lagi :'( Awalnya si masih ragu, bisa gk ya aq lulus ujianya??? Padahal aq kn belum lama gabung di situ.... Tapi, karena dapet dukungan dr sensei n para senpai, aq ikut aja :)
Ujiannya dh diselenggarakan kemarin, tanggal 23 November 2008, di Dojo Pondok Pinang. Aq berangkat bareng Iyok (Rahmat) yang telah lebih dulu ikut latihan aikido. Lama banget kami menunggu giliran. Berdiri berjam-jam capek juga :( Tapi, itulah seninya, bisa melatih kesabaran :)) Urutannya berdasarkan kyu yang diujikan. Aq dan banyak temen2 yang lain yang sudah dewasa n baru pertama kali ikut ujian kenaikan tingkat, langsung masuk ke kyu 6 [he.he... bikin iri anak2 aja :D]. Yang diuji dalam kyu 6 ini ada gerakan pemanasan n gerakan jurus tertentu, yaitu Ikkyo Undo + Zengo, Shiho, Happo (Tachiwaza, Zagi); Funakogi Undo (Tachiwaza, Zagi), Taisabaki (Irimi, Tenkan, Kaiten); Ukemi (Mae, Ushiro); Shikko (Mae, Ushiro, Kaiten); Sabaki Kata (Shomen, Tsuki), untuk pemanasan. Sedangkan gerakan jurusnya yaitu: Ryotedori-Ikkyo,Nikyo,Tenchinage; Aihanmi-Katatedori-Shihonage; Shomenuchi-Iriminage; dan Gyakuhanmi-Katatedori-Kaitennage (Uchi-Kaiten). Akan tetapi, Aihanmi-Katatedori-Shihonage tidak diujikan karena waktunya yang terbatas. Inti dari gerakan2 dalam aikido adalah untuk membangun ki atau chi yang ada di dalam tubuh.
Aikido sangat berbeda dengan seni beladiri lainnya, seperti Karate (seni beladiri tangan kosong), Taekwondo (seni menyerang/menghancurkan dengan kaki), Jujitsu (seni membunuh lawan). Aikido mengutamakan prinsip kelembutan dan membimbing lawan dengan kasih yang diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi "mengarahkan" serangan lawan untuk kemudian menundukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan. Aikido mendasarkan latihannya lebih pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Teknik-teknik yang digunakan dalam Aikido kebanyakan berupa teknik elakan, lemparan, bantingan, dan kuncian. Sementara teknik-teknik pukulan ataupun tendangan biasanya jarang digunakan. Falsafah-falsafah yang mendasari Aikido, yakni kasih dan konsep mengenai ki inilah yang membuat Aikido menjadi suatu seni beladiri yang unik. Seorang yang sedang mempelajari Aikido harus mempunyai dan memahami rasa cinta kasih dan saling berbagi dengan sesama.
Dalam latihan, kita tidak hanya diajari mengenai gerakan2 akan tetapi juga filosofi dari gerakan2 itu sendiri, sehingga kita bisa lebih mengerti essensi dari apa yang kita pelajari. Berawal dari dua (yaitu kita dan lawan), kemudian menjadi satu (kita menyatu dengan titik lawan), dan kemudian kita menjadi 0 (kosong) [kosong di sini bukan berarti kosong hampa, namun kosong yang "berisi"].
Oya, melanjutkan cerita tentang ujian kemarin, alhamdulillah aq dan temen2 yang lain dinyatakan lulus ujian, dan masuk ke tingkatan berikutnya :) Dan aq pun ganti "Ban", dari putih menjadi hijau. Ijo...ijoo...ijooo [hayah...malah ngiklan rokok :D]. Sebenernya ban atau sabuk gk begitu penting dalam aikido. Yang paling penting adalah bagaimana bisa bener2 memahami aikido dan melakukan gerakan yang selaras dan mengalir namun penuh dengan kekuatan. Perjalanan masih panjaaaaang untuk bener2 "BISA". Ganbatte!!!!!!!
@TS_Poedj
Wednesday, November 26, 2008
Aikido
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comments:
Nama anda siapa? Tahun berapa anda masuk? Mohon join group facebook ini Aikido Dojo New Body. (bila punya facebook), Thanks
Post a Comment